Penyakit Tumor Otak

Tumor merupakan susunan saraf pusat yang ditemukan sebanyak kurang lebih 10% dari neoplasma seluruh tubuh, dengan adanya frekuensi 80% terletak pada intracranial dan 20% di dalam kanalis spinalis. Di Negara Amerika terdapat 35.000 kasus baru dari penyakit tumor otak setiap tahun, namun tumor primer susunan saraf pusat dijumpai 105 dari seluruh penyakit neurologi yang ditemukan di rumah sakit umum. Diagnosa penyakit tumor otak ditegakkan juga berdasarkan danya pemeriksaan klinis dan juga pemeriksaan faktor penunjang yaotu pemeriksaan radiologi dan patologi anatomi. Dengan adanya  pemeriksaan klinis kadang-kadang sulitnya menegakkan diagnosa penyakit tumor otak apalagi membedakan yang benigna dan juga maligna, karena gejala klinis yang ditunjukkan dan yang ditemukan tergantung pada lokasi dari tumor out sendiri, kecepatan pertumbuhan masa tumor dan cepatnya muncul gejala tekanan tinggi intracranial serta efek dari masa tumor kejaringan otak yang bisa menjadi penyebab adanya kompresi. Infasi dan detsruksi dari jaringan otak. Namun demikian ada beberapa jenis tumor yang mempunyai predileksi lokasi sehingga bisa memberikan gejala yang spesifik dari tumor otak ini.

Penyakit tumor otak merupakan suatu penyakit yang sulit terdiagnosa secara dini, hal ini disebabkan karena pada awalnya menunjukkan berbagai gejala yang menyesatkan dan meragukan namun umumnya berjalan menjadi progresif. Manifestasi klinis tumor otak dapat berupa hal dibawah ini :

  1. Gejala dari serebral umum, nyeri kepala dan juga kejang.
  2. Gejala adanya tekanan darah tinggi intrkranial
  3. Gejala tumor otak yang spesifik
  4. Gejala serebral umum

Ada juga berupa perubahan mental yang ringan yang biasanya ditasakan oleh keluarga dekat dari si pasien, biasanya gejala mental yang ditunjukkan pada pasien adalah mudah marah, mudah tersinggung, emosi yang labil, pelupa, perlambatan aktivitas mental social, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin juga diketemukan ansietas dan depresi. Gejala tumor otak ini berjalan progresif dan juga dapat dijumpai pada 2/3 kasus.

Nyeri kepala yang dirasakan sebagai gejala klinis dari penyakit tumor otak dan 30% nya gejala awal penyakit tumor otak adalah nyeri kepala. Sedangkan gejala lanjut yang diketemukan adalah 70% kasus. Nyeri kepala ini bervariasi dari yang ringan dan berepisode sampai berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat disaat malam hari dan pada saat bangun tidur serta ada pada keadaan dimana terjadinya peninggian tekanan tinggi intracranial. Adanya rasa nyeri di kepala dengan psikomotor asthenia perlu juga dicurigai sebagai tumor otak.

30 persen pada kasus tumor otak terdapat kasus muntak yang menyertai nyeri kepala. Lebih sering dijumpai pada tumor di fossa posterior, umumnya yang muntah bersifat proyektif dan tak isertai dengan mual.


>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>